Halaman ini aku dedikasikan kepada sosok panutanku setelah Rasulullah Saw. Guru terbaik dalam hidupku, yang mengajariku kala aku tak tahu, yang menuntunku kala aku tersesat, dan yang menegurku kala aku terlewat. Dia bukan pejabat, bukan pula tokoh adat maupun masyarakat. Ialah Ayahku, panutanku, guruku.
![]() |
| Aku dan Ayah, saat perpisahan SMA pada 17 Mei 2023 silam. |
Kalau ditanya bagaimana aku hari ini terbentuk, jawabannya karena Ayah. Semua bacaan, tulisan, hingga minatku menurun dari Ayah. Maka, kalau suatu saat nanti aku lebih gila daripadanya, jangan salahkan aku, salahkan saja Ayahku! Hahaha.
Di bawah ini daftar tulisan yang kusalin dari buku catatan Ayahku. Beberapa di antaranya orisinil, sisanya merupakan salinan dari buku yang Ayah baca. Selamat membaca, semoga bermanfaat.
Sehat selalu, Ayah!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar