Hadis Nabi yang menyatakan bahwa Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam, wanita diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, seharusnya dipahami dengan bahasa sastra (puisi) sebagaimana latar belakang masyarakat Arab saat itu yang gemar bersastra. Bahasa puisi atau simbol yang dimaksud penyebutan Nabi dengan tulang rusuk, dan bukan tulang kepala atau kaki mengindikasikan bahwa tulang rusuk tentu terletak dekat dengan hati.
Dekat dengan lengan maksudnya untuk dilindungi, sedangkan dekat dengan hati maksudnya untuk dicintai. Jadi, wanita itu makhluk yang harus dilindungi dan dicintai. Tidak dekat dengan kepala, karena wanita itu bukan untuk didewa-dewakan dan disembah. Juga tidak dekat dengan kaki, karena wanita tidak layak untuk diinjak-injak dan direndahkan.
Dicipta Engkau dari rusuk lelakiBukan dari kaki untuk dialasiBukan dari kepala untuk dijunjungTapi dekat di bahu untuk dilindungDekat jua di hati untuk dikasihiEngkaulah wanita hiasan duniawi...InTeam - Wanita
Tulisan ini ditulis ulang dari catatan pribadi milik Ayah, yang disarikan dari majalah Ummi No:10/XI Februari-Maret 2000 (Hal. 15).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar