URGENSI PENELITIAN DALAM STUDI BAHASA
Muhamad Hafidz Ar-Rizki
Bahasa dan Sastra Arab
Adab dan Humaniora
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol
Padang
Penelitian merupakan salah satu upaya ilmiah yang berperan penting dalam dunia akademik, baik bagi mahasiswa, dosen, hingga guru besar. Hal ini memberi sumbangsih yang besar bagi kemajuan ilmu pengetahuan di berbagai bidang, salah satunya di bidang linguistik/bahasa. Penelitian/riset [1] sendiri merupakan sebuah pemeriksaan yang teliti, penyelidikan, pengumpulan, pengolahan, analisis, serta penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu masalah (Abubakar, 2021). Tetapi, tidak semua kegiatan yang dilakukan untuk memecahkan masalah dapat disebut penelitian, tergantung dari jenis masalah dan prosedur yang digunakan dalam pemecahan masalah tersebut (Mahsun, 2017).
Kerlinger (dalam Mahsun, 2017) menyatakan bahwa penelitian ilmiah merupakan penelitian yang sistematis, terkontrol, empiris, dan kritis. Sistematis, artinya dilakukan secara sistemik dan terencana, mulai dari identifikasi masalah sampai penyusunan kesimpulan; terkontrol, artinya setiap proses yang dilakukan terkendali dengan baik, seperti metode dan teknik-teknik penelitian yang digunakan; empiris, artinya fenomena yang menjadi objek penelitian itu benar-benar hidup dalam pemakaian bahasa; dan kritis terhadap hipotesis-hipotesis yang ada. Penelitian juga menjadi hal yang sangat krusial. Tanpa penelitian, ilmu pengetahuan tidak akan dapat berkembang dan melahirkan penemuan-penemuan baru. Hal ini dapat mengakibatkan stagnansi [2] -bahkan kemunduran- perkembangan ilmu pengetahuan. Itulah mengapa ketika kita membuat sebuah artikel ilmiah, kita dituntut untuk memiliki novelty (kebaruan) dari permasalahan yang kita kaji. Tentunya, hal ini kita dapatkan ketika kita melakukan penelitian ilmiah.
Akan tetapi, penelitian ilmiah tidak dapat berdiri sendiri tanpa konsep dan metodologi penelitian. Kedua hal ini ibaratkan ruh dari sebuah penelitian, tanpa keduanya, penelitian seakan tak bernyawa. Terdapat beberapa definisi mengenai metode penelitian, di antaranya menurut Sugiyono (dalam Sahir, 2017), metode penelitian merupakan langkah ilmiah agar memperoleh data dengan tujuan dan manfaat. Panjaitan dan Ahmad (2017) mendefinisikannya sebagai suatu usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan dengan menggunakan cara-cara ilmiah. Metodologi penelitian juga sangat berperan penting, urgensinya terletak pada perannya sebagai pemandu yang memastikan penelitian berjalan sesuai jalurnya. Seperti yang disebutkan di atas, penelitian ilmiah harus terkontrol metode dan teknik penelitiannya.
Selain itu,
urgensi metodologi penelitian terletak pada kemampuannya menjaga validitas
penelitian. Tanpa metodologi yang jelas dan sesuai, penelitian dapat menjadi
tak terarah dan hasilnya diragukan. Metodologi menjadi sebuah standar yang
menjamin bahwa penelitian dapat diuji dan dipertanggungjawabkan, baik oleh
peneliti maupun peneliti lain. Dengan demikian, metodologi penelitian merupakan
syarat mutlak agar penelitian yang dilakukan bukan hanya bermanfaat, tetapi
juga sahih secara akademis.
SUMBER INSPIRASI
Abubakar, R. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian.
SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar