08 Desember 2025

URGENSI PENELITIAN DALAM STUDI BAHASA

 

URGENSI PENELITIAN DALAM STUDI BAHASA

Muhamad Hafidz Ar-Rizki
Bahasa dan Sastra Arab
Adab dan Humaniora
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

 

Penelitian merupakan salah satu upaya ilmiah yang berperan penting dalam dunia akademik, baik bagi mahasiswa, dosen, hingga guru besar. Hal ini memberi sumbangsih yang besar bagi kemajuan ilmu pengetahuan di berbagai bidang, salah satunya di bidang linguistik/bahasa. Penelitian/riset [1] sendiri merupakan sebuah pemeriksaan yang teliti, penyelidikan, pengumpulan, pengolahan, analisis, serta penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu masalah (Abubakar, 2021). Tetapi, tidak semua kegiatan yang dilakukan untuk memecahkan masalah dapat disebut penelitian, tergantung dari jenis masalah dan prosedur yang digunakan dalam pemecahan masalah tersebut (Mahsun, 2017).

Kerlinger (dalam Mahsun, 2017) menyatakan bahwa penelitian ilmiah merupakan penelitian yang sistematis, terkontrol, empiris, dan kritis. Sistematis, artinya dilakukan secara sistemik dan terencana, mulai dari identifikasi masalah sampai penyusunan kesimpulan; terkontrol, artinya setiap proses yang dilakukan terkendali dengan baik, seperti metode dan teknik-teknik penelitian yang digunakan; empiris, artinya fenomena yang menjadi objek penelitian itu benar-benar hidup dalam pemakaian bahasa; dan kritis terhadap hipotesis-hipotesis yang ada. Penelitian juga menjadi hal yang sangat krusial. Tanpa penelitian, ilmu pengetahuan tidak akan dapat berkembang dan melahirkan penemuan-penemuan baru. Hal ini dapat mengakibatkan stagnansi [2] -bahkan kemunduran- perkembangan ilmu pengetahuan. Itulah mengapa ketika kita membuat sebuah artikel ilmiah, kita dituntut untuk memiliki novelty (kebaruan) dari permasalahan yang kita kaji. Tentunya, hal ini kita dapatkan ketika kita melakukan penelitian ilmiah.

Akan tetapi, penelitian ilmiah tidak dapat berdiri sendiri tanpa konsep dan metodologi penelitian. Kedua hal ini ibaratkan ruh dari sebuah penelitian, tanpa keduanya, penelitian seakan tak bernyawa. Terdapat beberapa definisi mengenai metode penelitian, di antaranya menurut Sugiyono (dalam Sahir, 2017), metode penelitian merupakan langkah ilmiah agar memperoleh data dengan tujuan dan manfaat. Panjaitan dan Ahmad (2017) mendefinisikannya sebagai suatu usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan dengan menggunakan cara-cara ilmiah. Metodologi penelitian juga sangat berperan penting, urgensinya terletak pada perannya sebagai pemandu yang memastikan penelitian berjalan sesuai jalurnya. Seperti yang disebutkan di atas, penelitian ilmiah harus terkontrol metode dan teknik penelitiannya.

Selain itu, urgensi metodologi penelitian terletak pada kemampuannya menjaga validitas penelitian. Tanpa metodologi yang jelas dan sesuai, penelitian dapat menjadi tak terarah dan hasilnya diragukan. Metodologi menjadi sebuah standar yang menjamin bahwa penelitian dapat diuji dan dipertanggungjawabkan, baik oleh peneliti maupun peneliti lain. Dengan demikian, metodologi penelitian merupakan syarat mutlak agar penelitian yang dilakukan bukan hanya bermanfaat, tetapi juga sahih secara akademis.  

 

SUMBER INSPIRASI

Abubakar, R. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian. SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.

Mahsun. (2017). METODE PENELITIAN BAHASA: Tahapan, Strategi, Metode, dan Tekniknya. Rajawali Pers. http://eprints.unram.ac.id/29724/1/KUM C2. Buku Metode Peneltian Bahasa.pdf

 



[1] Serapan dari bahasa Inggris “research”.

[2] Stagnan = diam di tempat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

'Arablish: Mafi Musykilah!

  Khamis, dua puluh tiga hari bulan Juli, dua ribu dua puluh enam. Pukul dua puluh dua lewat enam. Aku sedang menulis catatan harianku yan...